Front Pembela Islam (FPI) akan menggelar malam takbiran secara besar-besaran. Hal itu diketahui via media sosial, FPI mengajak seluruh umat Islam di Jakarta untuk ikut takbir keliling besar-besaran.
Dalam siarannya, FPI mengajak warga takbir keliling. Takbir Akbar ini digelar untuk melestarikan tradisi umat muslim di nusantara. Acara itu nantinya akan digelar pada malam 1 Syawal 1437 yang diperkirakan jatuh pada Selasa (5 Juni 2016). Takbir keliling bakal dimulai dan berkahir di markas FPI Jalan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
“UNDANGAN TERBUKA UNTUK UMAT ISLAM Untuk menghidupkan malam Idul Fitri, sekaligus melestarikan tradisi Muslim di Nusantara, Front Pembela Islam (FPI) akan menggelar acara TAKBIRAN KELILING BESAR-BESARAN, pada: Tanggal: Malam 1 Syawal 1437 H Pukul: 21.00 WIB – Selesai Start & Finish: Jalan Petamburan 3 Tanah Abang, Jakarta Pusat. Ayo hadiri ramai-ramai bersama keluarga, saudara, shahabat dan lain-lain. Seluruh peserta WAJIB taat aturan Lalu Lintas. WAJIB pakai helm, serta WAJIB taat pada Koordinator Lapangan. AYO SEMARAKKAN SYIAR MALAM TAKBIRAN, ALLAHU AKBAR…!!! ALLAHU AKBAR…!! ALLAHU AKBAR…!!!”
Langkah FPI ini jelas melenceng dengan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang menyarankan agar masyarakat melakukan takbir keliling di kampungnya masing-masing.
Hal itu dikatakan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat. Menurutnya, Pemprov DKI dan Polda Metro Jaya sudah bersepakat untuk mengamankan keadaaan di malam takbiran. Jika nantinya ada warga yang menggelar konvoi, maka polisi akan menertibkan.
“Untuk takbiran, kita imbau untuk tidak melakukan takbiran keliling. Takbiran di masjid, di surau, di mushala, di kampung masing-masing. Itu kan lebih baik daripada keliling-keliling konvoi. Karena kalau konvoi kan bahaya malahan,” ujar Wakil Gubernur Djarot.

0 Response to "Tidak Perdulikan Larangan Pemprov DKI, FPI Tetap akan Konvoi Takbir Keliling Jakarta"
Post a Comment